FILOSOFI KAIN LURIK
Kain lurik dikenal sebagai salah satu kain tradisional
Nusantara selain kain batik. Kain lurik telah digunakan sejak awal abad 15 di
sekitar Trowulan Jawa Timur sebagai pusat kerajaan Majapahit pada saat itu.
Kain lurik kemudian berkembang luas di wilayah Jawa Tengah , Jogjakarta dan
Jawa Timur.
Motif lurik memang sangat sederhana tetapi perlu
kejelian dan keteletilian dalam memadukan warna serna garis agar menjadi
perpaduan yang bagus, serasi dan indah. Motof lurik memiliki tiga motif dasar
lurik yaitu motif lajuran, motif pakan malang, dan motif cacahan. Motif lajuran memiliki corak garis panjang
searah dengan helai kain, motif pakan malang memiliki garis lebar sedangkan
motif cacahan memiliki motif garis yang lebih kecil dibandingkan motif dasar
yang lain.

Comments
Post a Comment